Sisi Sentimentil SCBD Bagi Saya yang Melankolis

Ini adalah salah satu spot favorit saya di Jakarta.

SCBD, menurut Wikipedia merupakan sebuah distrik bisnis di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat. Mungkin mirip seperti Silicon Valley kalau di San Francisco Bay Area, California, Amerika Serikat. Belakangan, SCBD ramai diperbincangkan netizen Indonesia karena sebuah trend di Tiktok yang menyebutkan “Mbak SCBD” dengan asesoris dari brand ternama dan lokasi kerjanya di SCBD. Alih-alih membahas trend tersebut, saya justru lebih ingin membahas kenapa saya senang berada di SCBD.

Mari kita mulai.

Perkenalan saya dengan SCBD terjadi di tahun 2017 silam. Saat itu, saya yang jarang sekali ke Jakarta selain urusan dinas ini mau tidak mau harus ke SCBD demi pameran Dunia Ghibli alias The World of Ghibli yang dibuka di Ritz Carlton, Pacific Place, SCBD. Saya sangat gandrung dengan film-film Ghibli dan pameran ini adalah yang terbesar dan pertama di Indonesia. Beruntungnya saat itu sudah ada ojek online, jadi dari Stasiun Gambir saya tinggal langsung duduk manis di ojek.

The World of Ghibli, 4 tahun silam.

Pertama kali melihat SCBD tentu saya takjub, maklum di Bandung apalagi di Simalungun (daerah asal saya) tidak ada area bisnis yang megah seperti SCBD. Anehnya, meskipun Jakarta sangat panas, Kawasan SCBD cukup nyaman karena banyak pohon-pohon dan taman di sepanjang jalanannya.

Inilah alasan kenapa belakangan ini saya dan teman-teman sangat suka jalan santai di SCBD setiap punya kesempatan untuk olahraga bersama. Tak hanya kami, banyak orang dari berbagai penjuru pun datang untuk berolahraga di SCBD. Ada freeletics, bersepeda, sepatu roda, skateboard, lari, senam, bahkan yoga ala-ala. Saat pagi udaranya sangat sejuk, karena banyaknya pepohonan rindang dan taman yang sangat terawat. Bikin betah.

Nyamannya olahraga santai di SCBD

Selain itu, ada Ashta 8 di SCBD dimana ada gerai kopi asal Jepang yang terkenal itu dan ada gerai pastry yang sempat viral juga karena enak dan harganya cukup terjangkau. Tak jauh dari Ashta, ada GrandLucky, supermarket asal Korea Selatan yang sangat lengkap dan jadi incaran orang-orang sehabis olahraga pagi.

Salah satu taman tersembunyi di SCBD
Bahkan ada kandang burungnya, haha
Kopi yang terkenal itu di Ashta 8

Cukup bicara SCBD saat pagi.

Saat malam, SCBD terlihat sangat megah dengan lampu-lampu hampir di tiap gedung pencakar langitnya.

How cool!

Oh ya, ada satu Japanese restaurant dengan gaya bangunan yang sangat khas dan terlihat sangat cantik dengan lampu-lampunya di malam hari. Saya dan teman-teman punya rencana ke sana suatu saat nanti di malam hari, kalau jadwal kerja kita memungkinkan, maklum masing-masing punya jadwal berbeda hahaha (sok sibuk)

saya lupa taruh dimana foto versi malamnya, maaf.

Bisa dibilang, bagi saya menghabiskan waktu di SCBD itu semacam terapeutik. Tak perlu nongkrong atau jajan, hanya jalan santai di antara taman dan pepohonannya sambil menyaksikan orang-orang hanyut dalam aktivitas masing-masing sudah lebih dari cukup.

SCBD yang prestise untuk jiwaku yang melankolis

Tak sabar untuk ekslplor SCBD lebih banyak lagi, karena pasti masih ada cerita lain dari sisi SCBD yang menarik dan seru untuk dibahas. Tunggu ya.

Maaf narsis, haha

Published by Feni Saragih

Everywhere is my study field, everywhere is worth to walk.

Leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: